KOMUNAL – HITAM SEMESTA (PROGRESIV BARBAR MUSIK) 2008

TRASH BERDARAH MENUJU BLUES!!!!
DEMI POSEIDON DAN SERIBU TOPAN BADAI!!! Saya malas sekali mendengarkan band-band indonesia, buat apa ndengerin yang lokal kalo mereka masih ngopy band2 barat??? Itu sebelum saya diserbu oleh pasukan dari rawa ini,sebelum saya diberi mantra2 hutan oleh mereka,,,,
rilisan kedua dari band asal kota neng2 geulis ini sangat fukkin hostile, sebelumnya saya sudah mendengarkan “PANORAMA” rilisan pertama mereka di kamar teman saya dengan tape ekstra butut dan headbanging ditemani gitar bolong titipan teman saya satunya,,,kasar, berat, dan heavy metal, tapi saya masih biasa2 saja, blm begitu tertarik meskipun masih jarang untuk ukuran band indo. yang kedua ini??? masih sama,,,sludgy dan down-tempo, trashy yet blues-y dengan ramuan2 yang dibuat oleh dukun Panoramix,mereka menyerang seperti orang2 Galia,,,hahaha,,,berbahaya. 4 pemuda dari Pekanbar, Sumatera yang merantau ke Bandung 10 tahun yang lalu ini hanya mencoba memberi alternatif dari banyaknya musik yang telah ada di Indonesia, seperti rock melayu, deathmetal, metalcore, atau emo. Mereka adalah generasi penyelamat rock n roll yang telah mati, dilahirkan oleh heavymetal dan dibesarkan oleh groovyblues. Track pertama “Hymne” menyeruak dan menyayat diantara tubuh-tubuh yang mengambang di rawa kematian, dengan sound yang lumayan “bersih” bagi band2 heavy metal atau sludge core. Track “Pasukan Perang dari Rawa” adalah lagu yang menancapkan eksistensi mereka, yang membuktikan keseriusan mereka, dari quote dalam lirik mereka “Pasukan perang dari rawaaaaa…siap tempur!”. Dengan sound of roaring thunder, dan riff-riff groovy, dengan tribal drumming, primitif dan purba!. Track penyerang selanjutnya adalah “Manusia Baja” dengan lirik yang cadas, tentang matinya rock n roll yang diselamatkan oleh Komunal. Dari 18 track yang menyerang, ada satu lagu balada “Higher Than Mountain pt II” yang cukup stand out karena akustik string section-nya yang membuai. Album terbaik di Indonesia untuk saat ini, dari alternatif yang sudah ada. Komunal hadir untuk meredefinisikan kembali apa itu metal!
10 responses so far ↓
Belati Putra // January 29, 2009 at 9:17 pm |
Bodo amat…Nggak banyak komen…!!!
Yang Penting ada band dahsyat yg bisa gw dengerin lagi selain Speedkill dari pagi sampe sore…Bahkan sampe malam ketiduran…!!!
HELL YEAH…PEMUDA BELATI HERE…!!!
Adi Renaldi // February 6, 2009 at 3:30 am |
Yup…yup…yang kamu tulis itu udah termasuk banyak komen…:P
piss…
sonny // February 27, 2009 at 8:10 pm |
RILISAN YANG EDAN.HAIL KOMUNAL!
Sena Widiaputra // March 18, 2009 at 10:30 am |
komunal emang sip banget…meletakkan heavy metal yang dipertanyakan dinegara kita ketempatnya. apalagi dengan albumnya hitam semesta! rawwkkkk! ditambah feature artworknya oleh seniman muda bahaya, bung Morrg!!! hail Morrg!!! beliau salah satu desainer band keren yang bikin gw pengen koleksi baju band2 lokal sperti komunal!
vekster // March 31, 2009 at 10:00 am |
HAHAHAHAHA!!
Ini review komunal favorit gua! You definitely have described them better than everyone else! Your opening line is f***in hilarious, cracked the shit out of me and made me wanna read the review even more…
Keep up the good work! And keep supporting this kick ass band Komunal!
Adi Renaldi // March 31, 2009 at 1:53 pm |
Heiii,,makasih ya atas supportnya…:P
John The Bronx // April 12, 2009 at 6:49 am |
Speedkill
Komunal
Yeaaaaaaaaaaaaaaaaarg
Adi Renaldi // April 13, 2009 at 4:05 am |
Wow,,ini beneran anak speedkill???
Jongos // July 11, 2009 at 1:24 am |
Ditengah serbuan musik ga jelas macem menye2 itu,komunal menggebrak lini dan menyelamatkan. patut disematkan…
dimcup al hadi // November 1, 2009 at 3:10 pm |
SEGAN!